Gelak tawa tak terdengar lagi.

Senyuman hangat tak terlihat lagi.

Genap setahun sudah aku meninggalkan rumah keduaku.

Rumah yang telah aku huni selama 3 tahun.

Terlalu banyak goresan tinta yang menggores kertas putihku, baik emas maupun hitam.

Setahun yang lalu, merupakan gerbang bagiku.

Hingga saat ini aku rindu menapakan kaki pada rumah keduaku.

Gambar

 

 

“Ada orang yang terus berpegangan, ketika seharusnya mereka melepasnya.”

Happy Birthday!

Gambar

Bila kita dapat memahami

Matahari menemani kita dalam kehangatan

Hingga sang rembulan bersenandung

Menina bobokan seisi dunia

Dalam lelap setia tanpa terpaksa

 

Bila engkau dapat mengerti sahabat adalah setia

Dalam suka dan duka

Kau dapat berbagi rasa untuknya

Begitulah seharusnya jalani kehidupan

Setia, setia dan tanpa terpaksa.

Itulah lirik lagu yang sampai saat ini membuatku menghargai sebuah persahabatan. Seperti saat ini dimana seseorang yang bisa membuatku selama ini merasa bahagia, sedang berulang tahun. Hey! Selamat ulang tahun Hafizania Alifiani.

19 tahun yang lalu, engkau terlahir ke dunia ini. Kota Palembang adalah sebuah saksi bisu kelahiranmu. Di kota ini, kamu menjadi sosok gadis kecil yang lucu. Itu bisa aku lihat dari foto waktu kecilmu, hahaha. Sayang, kota ini hanya sebentar menyaksikan langkah kakimu. Ayah yang harus berpindah kerja, membuatmu mengikuti langkah kakinya. Serambi Mekah. Di kota ini kamu melanjutkan kehidupanmu sebagai gadis kecil sebelum akhirnya kamu harus berpindah lagi. Malaysia menjadi buku harian-mu selanjutnya.

Saat itu, mungkin kamu belum tahu apa yang sebenarnya kamu alami. Hingga saat kamu mengerti itu dan kamu telah berada di tempat lain. Jauh. Jauh dari tanah kelahiran. Jauh dari keluarga terdekat. Qatar sebuah Negara yang merasakan langkah-langkah kakimu selama hampir 12 tahun. Negara yang kamu cintai selain Indonesia tentunya hahaha. Kamu telah bayak berbagi kisah selama di Qatar. Negara yang banyak pasirnya hahaha. Mungkin Qatar telah mendarah daging di dalam dirimu, sampai akhirnya kamu harus kembali ke Negara ibu pertiwi, Indonesia.

Perbedaan bahasa dan adat sangat terasa saat pertama kali kita kenal. Aku sedikit bingung saat harus membalas tweet-mu . Iya, saat itu kamu memakai bahasa Inggris, dan saat aku stalker twitter kamu, dan wow! tweet kamu berbasa Inggris, dan ada sedikit bahasa Arab hahaha. Saat bertemu untuk pertama kali dan di hari perdana kita kuliah, aku sudah tidak kaget lagi saat mengetahui bahwa kamu tidak bisa berbahasa Indonesia, dan bahasa Inggris-ku pun masih belepotan. Tidak perlu lama untuk mengajari kamu berbahasa Indonesia, memang pada awalnya kamu adalah putri Indonesia. Tentu saja sedikit bahasa Indonesia telah kamu pahami.

Belum ada 1 tahun, tetapi telah banyak yang kita lewati bersama. Aku sangat ingat saat aku berulang tahun. Saat itu kamu dan beberapa teman yang lain memberiku sebuah pesta kejutan. Saat aku berulang tahun, belum ada 4 bulan kita berteman. Tetapi dengan kedekatan kita semua, itu tidak menjadi masalah. Dan saat itu juga kamu dan Rifsi memberiku hadiah yang menurutku itu menjadi sangat berarti. Aku bahkan sampai mennagis waktu itu. Daaaaaaan saat ini, kamu yang berulang tahun. Happy Birthday eceu Niaaaaa! Tambah dewasa dan selalu menjadi yang terbaik. Diberkati oleh Tuhan, diberi rezeki yang berlimpah serta…..diberi boyfriend! HAHAHAHA. Yep, ini salah satu doa kamu. Aku akan selalu ingat saat kamu bilang “sebentar lagi gue ulang tahun, tetapi gue belum punya pacar” in English tetapi kamu bilangnya  Aaaahh kangen banget! Jangan balik ke Qatar lagi please! Selamat ulang tahun, sekali lagi!!!

Aku, Bamby

Rintik hujan mendampingiku melepas kegundahan. Secangkir teh hangat mendampingi rintik hujan dalam bernada. Aku. Aku hanya ditemani secangkir teh-ku dan nada hujanku. Sedikit kuputar lagu sebagai teman ketigaku dan pelengkap malamku. Aku meragu untuk mendengarkan lagu ini. Lirik yang sangat dalam dan begitu pas denganku, membuatlu takut larut dalam suasana. Sebuah lagu dari Maudy Ayunda. Tahu Diri.

Hai selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini

Sungguh tak mudah bagiku
Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak berdiri di depanmu kini
Sakitnya menusuki jantung ini
Melawan cinta yang ada di hati

Dan upaya ku tahu diri
Tak selamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah menghilang sajalah lagi

Bye selamat berpisah lagi
Meski masih ingin memandangimu
Lebih baik kau tiada di sini

Sungguh tak mudah bagiku
Menghentikan segala khayalan gila
Jika kau ada
Dan ku cuma bisa
Meradang menjadi yang di sisimu
Membenci nasibku yang tak berubah

Dan upaya ku tahu diri
Tak selamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah menghilang sajalah lagi

Berkali-kali kau berkata
Kau cinta tapi tak bisa
Berkali-kali ku telah berjanji
Menyerah

Dan upaya ku tahu diri
Tak selamanya berhasil
Dan upaya ku tahu diri
Tak selamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah menghilang sajalah

Pergilah (pergilah)
Menghilang sajalah
Pergilah (pergilah)
Menghilang sajalah
Pergilah
Menghilang sajalah
Lagi

 

Begitu dalam lirik yang tertulis. Membuatku terlarut dalam lagu. Tak terasa sebuah angan yang hanya akan membawaku ke dalam imajiku.

Pembagian Iklim.

Tentunya Anda masih ingat apa yang dimaksud dengan iklim. Coba sebutkan kembali pengertian iklim! Iklim di suatu daerah berkaitan erat dengan letak garis lintang dan ketinggiannya di muka bumi. Berdasarkan letak garis lintang dan ketinggian tersebut, maka iklim dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu iklim matahari dan iklim fisis.

 

a.

Iklim Matahari
Iklim matahari didasarkan pada banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi. Pembagiannya dapat Anda perhatikan pada gambar 24 berikut.

 

Gambar 22: Pembagian daerah iklim matahari

Untuk lebih memperdalam pemahaman tentang pembagian iklim matahari tersebut di atas dapat Anda pelajari pada uraian berikut.

1)

Iklim Tropis
Iklim tropis terletak antara 0° – 231/2° LU/LS dan hampir 40 % dari permukaan bumi.

Ciri-ciri iklim tropis adalah sebagai berikut:

  • Suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal. Umumnya suhu udara antara 20- 23°C. Bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu tahunannya mencapai 30°C.
  • Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil. Di kwatulistiwa antara 1 – 5°C, sedangkan ampitudo hariannya lebih besar.
  • Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan.
  • Hujan banyak dan lebih banyak dari daerah-daerah lain di dunia.  

2)

Iklim Sub Tropis
Iklim sub tropis terletak antara 231/2° – 40°LU/LS. Daerah ini merupakan peralihan antara iklim tropis dan iklim sedang.

Ciri-ciri iklim sub tropis adalah sebagai berikut:

  • Batas yang tegas tidak dapat ditentukan dan merupakan daerah peralihan dari daerah iklim tropis ke iklim sedang.
  • Terdapat empat musim, yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi. Tetapi musim dingin pada iklim ini tidak terlalu dingin. Begitu pula dengan musim panas tidak terlalu panas.
  • Suhu sepanjang tahun menyenangkan. Maksudnya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
  • Daerah sub tropis yang musim hujannya jatuh pada musim dingin dan musim panasnya kering disebut daerah iklim Mediterania, dan jika hujan jatuh pada musim panas dan musim dinginnya kering disebut daerah iklim Tiongkok.

3)

Iklim Sedang
Iklim sedang terletak antara 40°- 661/2° LU/LS. Ciri-ciri iklim sedang adalah sebagai berikut:

  • Banyak terdapat gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara yang sering berubah-ubah, arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering terjadi badai secara tiba-tiba.
  • Amplitudo suhu tahunan lebih besar dan amplitudo suhu harian lebih kecil dibandingkan dengan yang terdapat pada daerah iklim tropis.

4)

Iklim Dingin (Kutub)
Iklim dingin terdapat di daerah kutub. Oleh sebab itu iklim ini disebut pula sebagai iklim kutub. Iklim dingin dapat dibagi dua, yaitu iklim tundra dan iklim es.
Ciri-ciri iklim tundra adalah sebagai berikut:

  • Musim dingin berlangsung lama
  • Musim panas yang sejuk berlangsung singkat.
  • Udaranya kering.
  • Tanahnya selalu membeku sepanjang tahun.
  • Di musim dingin tanah ditutupi es dan salju.
  • Di musim panas banyak terbentuk rawa yang luas akibat mencairnya es di permukaan tanah.
  • Vegetasinya jenis lumut-lumutan dan semak-semak.
  • Wilayahnya meliputi: Amerika utara, pulau-pulau di utara Kanada, pantai selatan Greenland, dan pantai utara Siberia.

Sedangkan ciri-ciri iklim es atau iklim kutub adalah sebagai berikut:
• Suhu terus-menerus rendah sekali sehingga terdapat salju abadi.
• Wilayahnya meliputi: kutub utara, yaitu Greenland (tanah hijau) dan Antartika di kutub selatan.

 

b.

Iklim Fisis
Apa yang dimaksud dengan iklim fisis. Iklim fisis adalah menurut keadaan atau fakta sesungguhnya di suatu wilayah muka bumi sebagai hasil pengaruh lingkungan alam yang terdapat di wilayah tersebut. Misalnya, pengaruh lautan, daratan yang luas, relief muka bumi, angin, dan curah hujan.

Iklim fisis dapat dibedakan menjadi iklim laut, iklim darat, iklim dataran tinggi, iklim gunung/pegunungan dan iklim musim (muson).

1)

Iklim laut (Maritim)
Iklim laut berada di daerah (1) tropis dan sub tropis; dan (2) daerah sedang. Keadaan iklim di kedua daerah tersebut sangat berbeda.

Ciri iklim laut di daerah tropis dan sub tropis sampai garis lintang 40°, adalah sebagai berikut:
a) Suhu rata-rata tahunan rendah; 
b) Amplitudo suhu harian rendah/kecil; 
c) Banyak awan, dan 
d) Sering hujan lebat disertai badai.

Ciri-ciri iklim laut di daerah sedang, yaitu sebagai berikut:
a) Amplituda suhu harian dan tahunan kecil;
b) Banyak awan;
c) Banyak hujan di musim dingin dan umumnya hujan rintik-rintik;
d) Pergantian antara musim panas dan dingin terjadi tidak mendadak dan tiba-tiba.

 

2)

Iklim Darat (Kontinen)
Iklim darat dibedakan di daerah tropis dan sub tropis, dan di daerah sedang. Ciri-ciri iklim darat di daerah tropis dan sub tropis sampai lintang 40(, yaitu sebagai berikut:
a) Amplitudo suhu harian sangat besar sedang tahunannya kecil; dan
b) Curah hujan sedikit dengan waktu hujan sebentar disertai taufan.

Ciri iklim darat di daerah sedang, yaitu sebagai berikut:
a) Amplitudo suhu tahunan besar; 
b) Suhu rata-rata pada musim panas cukup tinggi dan pada musim dingin rendah; dan 
c) Curah hujan sangat sedikit dan jatuh pada musim panas.

 

3)

Iklim Dataran Tinggi
Iklim ini terdapat di dataran tinggi dengan ciri-ciri, adalah sebagai berikut:
a) Amplitudo suhu harian dan tahunan besar;
b) Udara kering, 
c) Lengas (kelembaban udara) nisbi sangat rendah; dan 
d) Jarang turun hujan.

 

4)

Iklim Gunung
Iklim gunung terdapat di dataran tinggi, seperti di Tibet dan Dekan. Ciri-cirinya, yaitu sebagai berikut:
a) Amplitudo suhu lebih kecil dibandingkan iklim dataran tinggi;
b) Terdapat di daerah sedang;
c) Amplitudo suhu harian dan tahunan kecil;
d) Hujan banyak jatuh di lereng bagian depan dan sedikit di daerah bayangan hujan;
e) Kadang banyak turun salju.

 

5)

Iklim Musim (Muson)
Iklim ini terdapat di daerah yang dilalui iklim musim yang berganti setiap setengah tahun. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
a) Setengah tahun bertiup angin laut yang basah dan menimbulkan hujan;
b) Setengah tahun berikutnya bertiup angin barat yang kering dan akan menimbulkan musim kemarau.

 

Selain pembagian iklim menurut letak garis lintang dan ketinggian tempat, berikut ini akan diuraikan tentang pembagian iklim menurut beberapa para ahli antara lain:

a.

Pembagian Iklim Menurut Dr. Wladimir Koppen
Pada tahun 1918 Dr Wladimir Koppen (ahli ilmu iklim dari Jerman) membuat klasifikasi iklim seluruh dunia berdasarkan suhu dan kelembaban udara. Kedua unsur iklim tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap permukaan bumi dan kehidupan di atasnya. Berdasarkan ketentuan itu Koppen membagi iklim dalam lima daerah iklim pokok. Masing-masing daerah iklim diberi simbol A, B, C, D, dan E.

  1. Iklim A atau iklim tropis. Cirinya adalah sebagai berikut: 
    • suhu rata-rata bulanan tidak kurang dari 18°C, 
    • suhu rata-rata tahunan 20°C-25°C,
    • curah hujan rata-rata lebih dari 70 cm/tahun, dan
    • tumbuhan yang tumbuh beraneka ragam.
  2. Iklim B atau iklim gurun tropis atau iklim kering, dengan ciri sebagai berikut:
    • Terdapat di daerah gurun dan daerah semiarid (steppa);
    • Curah hujan terendah kurang dari 25,4/tahun, dan penguapan besar;
  3. Iklim C atau iklim sedang. Ciri-cirinya adalah suhu rata-rata bulan terdingin antara 18° sampai -3°C.
  4. Iklim D atau iklim salju atau microthermal. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: Rata-rata bulan terpanas lebih dari 10°C, sedangkan suhu rata-rata bulan terdingin kurang dari – 3°C.
  5. Iklim E atau iklim kutub . Cirinya yaitu terdapat di daerah Artik dan Antartika, suhu tidak pernah lebih dari 10°C, sedangkan suhu rata-rata bulan terdingin kurang dari – 3°C.

Dari kelima daerah iklim tersebut sebagai variasinya diperinci lagi menjadi beberapa macam iklim, yaitu:

  1. Daerah iklim A, terbagi menjadi empat macam iklim, yaitu sebagai berikut:
    (1) Af = Iklim panas hujan tropis.
    (2) As = Iklim savana dengan musim panas kering.
    (3) Aw = Iklim savana dengan musim dingin kering.
    (4) Am = Iklim antaranya, musim kering hanya sebentar.
  2. Daerah iklim B, terbagi menjadi dua macam iklim, yaitu:
    (1) Bs = Iklim steppa, merupakan peralihan dari iklim gurun (BW) dan iklim lembab dari iklim A, C, dan D.
    (2) BW = Iklim gurun.
  3. Daerah iklim C, terbagi menjadi tiga macam iklim, yaitu:
    (1) Cs = Iklim sedang (laut) dengan musim panas yang kering atau iklim lembab agak panas kering.
    (2) Cw = Iklim sedang (laut) dengan musim dingin yang kering atau iklim lembab dan sejuk.
    (3) Cf = Iklim sedang (darat) dengan hujan pada semua bulan.
  4. Daerah iklim D, terbagi dua macam iklim, yaitu:
    (1) Dw = Iklim sedang (darat) dengan musim dingin yang kering.
    (2) Df = Iklim sedang (darat) dengan musim dingin yang lembab.
  5. Daerah iklim E, terbagi menjadi 2 macam iklim, yaitu:
    (1) ET = Iklim tundra, temperatur bulan terpanas antara 0( sampai 10(C.
    (2) Ef = Iklim salju , iklim dimana terdapat es abadi.

Perlu Anda ketahui bahwa menurut Koppen di Indonesia terdapat tipe-tipe iklim Af, Aw, Am, C, dan D.

Af dan Am

=

terdapat di daerah Indonesia bagian barat, tengah, dan utara, seperti Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi Utara.

Aw

=

terdapat di Indonesia yang letaknya dekat dengan benua Australia seperti daerah-daerah di Nusa Tenggara, Kepulauan Aru, dan Irian Jaya pantai selatan.

C

=

terdapat di hutan-hutan daerah pegunungan.

D

=

terdapat di pegunungan salju Irian Jaya.

 

 

b.

Pembagian Iklim Menurut F. Junghuhn
Berdasarkan hasil penyelidikan Junghuhn pembagian daerah iklim di Jawa ditetapkan secara vertikal sesuai dengan kehidupan tumbuh-tumbuhan. Perhatikan pada gambar di bawah ini.

 

 

Gambar 25: Pembagian iklim menurut Junghuhn

Menurut Junghuhn pembagian daerah iklim dapat dibedakan sebagai berikut

  1. Daerah panas/tropis
    Tinggi tempat antara 0 – 600 m dari permukaan laut. Suhu 26,3° – 22°C. Tanamannya seperti padi, jagung, kopi, tembakau, tebu, karet, kelapa, dan cokelat.
  2. Daerah sedang
    Tinggi tempat 600 – 1500 m dari permukaan laut. Suhu 22° -17,1°C. Tanamannya seperti padi, tembakau, teh, kopi, cokelat, kina, dan sayur-sayuran.
  3. Daerah sejuk
    Tinggi tempat 1500 – 2500 m dari permukaan laut. Suhu 17,1° – 11,1°C. Tanamannya seperti teh, kopi, kina, dan sayur-sayuran.
  4. Daerah dingin
    Tinggi tempat lebih dari 2500 m dari permukaan laut. Suhu 11,1° – 6,2°C. Tanamannya tidak ada tanaman budidaya. 

c.

Pembagian Iklim Menurut Mohr
Mohr membagi iklim berdasarkan curah hujan yang sampai ke permukaan bumi, yaitu menjadi tiga golongan sebagai berikut:

  1. Bulan kering (BK), yaitu jumlah rata-rata curah hujan dalam bulan tersebut kurang dari 60 mm.
  2. Bulan sedang (BS, yaitu jumlah rata-rata curah hujan dalam bulan tersebut berkisar antara 60 – 90 mm.
  3. Bulan basah (BB), yaitu jumlah rata-rata curah hujan dalam bulan tersebut 100 mm ke atas.

 

 

 

d.

Pembagian Iklim Menurut Schmidt Ferguson
Schmidt Ferguson menggolongkan iklim didasarkan banyaknya curah hujan tiap-tiap bulan dengan membandingkan jumlah bulan kering dengan jumlah bulan basah dalam satu tahun. Oleh sebab itu menurutnya, bahwa iklim dibagi menjadi dua golongan, yaitu sebagai berikut:

  1. Bulan kering (BK), yaitu curah hujan yang sampai ke permukaan bumi kurang dari 60 mm.
  2. Bulan basah (BB), yaitu curah hujan yang sampai kepermukaan bumi lebih dari 60 mm.

 

Sumber :
http://belajar.kemdiknas.go.id/index3.php?display=view&mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/SMP/view&id=132&uniq=1070

Pedih.

Secangkir kopi pagi ini, pahit
Pahit yang menggelantungi bahuku
Sembab yang bersandar pada mataku
Melepaskan air mata dan membawa segala pedihku
Pedih
Pedih yang selama ini aku takuti
Bercermin pada masa lalu
Sebuah firasat menjawab sudah
Tak ada lagi senyum sapa dan suara lembut yang mengantarkanku untuk memejam.

Modernisasi? Apakah Positif atau Negatif ?

 

Pada dasarnya modernisasi merupakan suatu kemajuan dalam dunia ini. Modernisasi mempunyai arti penting bagi kemajuan teknologi, pendidikan bahkan sampai gaya busana. Banyak negara maju yang telah lebih dulu memulai modernisasi pada negaranya, kebanyakan negara maju ini adalah negara barat.

Sebagai negara yang menjungjung adat ketimuran, Indonesia tentu menjadi salah satu sasaran dalam modernisasi ini. Kepesatan teknologi menjadi factor yang paling utama adanya modernisasi ini. Tingkat modernisasi telah masuk ke dalam lapisan-lapisan masyarakat, mulai dari perkotaan hingga pedesaan. Tidak bisa dipungkiri bahwa modernisasi pun telah merubah pola pikir bahkan sampai tingkah laku masyarakat itu sendiri.

Lalu, apa dampak dari modernisasi ini terhadap anak muda ?

Modernisasi mempunyai dampak positif dan negative. Dampak positif membuat modernisasi menjadi mudah untuk diterima dalam masyarakat. Contohnya dalam bidang komunikasi. Masyarakat sekarang lebih mudah dalam berkomunikasi dengan banyak orang. Hal ini berkaitan dengan majunya teknologi. Berkembangnya ilmu pengetahuan menjadi salah satu dampak positif dari modernisasi.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, banyak anak muda yang telah menjadikan ini sebagai acuan untuk hidup yang lebih baik. Banyak dibukanya industri-industri sebagai penunjang dalam kemajuan ini membuat anak-anak muda mempunyai pekerjaan dan meningkatkan kegiatan mereka. Tentu ini sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pekerjaan.

Itu saja? Tentu tidak. Bagi anak muda mungkin modernisasi ini menjadi salah satu tolak ukur bagi mereka. Sikap konsumtif menjadi gaya hidup mereka. Gaya hidup yang telah tercampur dengan modernisasi sangat berbeda dengan gaya hidup yang masih alami atau berdasarkan adat istiadat.

Banyak anak muda yang telah melupakan adat istiadatnya dengan masuknya modernisasi. Gaya hidup kebarat-baratan dimana mereka menghilangkan akar budayanya sendiri. Tentu dari hal ini akan terjadi kesenjangan social yang memperdalam jurang pemisah.

Itulah sedikit dampak negative dan positif dari datanganya modernisasi. Bagaikan koin, modernisasi mempunyai dua sisi. Baik dan buruknya, akan kembali pada diri kita masing-masing. Apakah kita bisa untuk menerimanya?

 

Anggota Tata Surya, Samakah?

 

Gambar

MATAHARI

  Matahari adalah benda langit terbesar di Tata Surya. Ia terdiri atas gas yang sangat panas dan berpijar. Setiap detik, terjadi ledakan diseluruh permukaannya, matahari sendiri merupakan bom nuklir yang sangat besar. Ledakan di permukaannya sama dengan energi yang dipancarkan oleh jutaan bom atom. Mereka menghasilkan kobaran-kobaran api yang besarnya 40 hingga 50 kali besar bumi.

Matahari bagaikan bola api yang memancarkan panas dan cahaya yang sangat kuat dari permukaannya. Jika tidak ada matahari, sepanjang hari akan gelap, dan permukaan bumi akan tertutup es. Yang pasti, tidak akan ada kehidupan di bumi ini.

Sinar matahari sangatlah terang. Mungkin kita pernah mencoba menatap matahari di siang yang cerah. Setelah beberapa detik, mata kita akan merasa silau bukan? Karena cahayanya yang sangat terang, menatap matahari secara langsung sangat berbahaya bagi mata. Demikian pula berjemur di terik matahari dalam waktu lama di musim panas juga berbahaya. Beberapabagian kulit kita akan terbakar, dan hanya bisa disembuhkan oleh dokter. Terutama di musim panas, matahari sangatlah panas. Tetapi, jarak matahari jutaan kilometer jauhnya dari bumi kita, dan hanya seper dua ribu dari panas matahari yang sampai di bumi.

 

PLANET

  Telah disebutkan sebelumnya bahwa planet adalah benda langit yang berevolusi mengelilingi bintang. Dibagian ini, akan kita amati planet-planet di tata surya dimana bumi kita berada. Jika kita menganggap bahwa tata surya adalah lingkaran, matahari tepat di tengahnya.

Pluto adalah planet di lingkaran terluar. Pluto adalah planet terkecil dan terjauh dari matahari. Sangat sulit mengamati planet ini, bahkan teleskop Hubble hanya mampu menunjukkan sekilas permukaannya. Planet ini sungguh merupakan tempat yang dingin. Suhunya sekitar -238 o C (-396 o F). Di musim dingin, ketika suhu permukaan bumi sekitar -2 atau -3 o C (28 atau 26 o F), maka akan membeku. -238 o C (-396 o F) adalah 100 kali lebih dingin daripada suhu bumi terdingin untuk kita bisa hidup walau sulit. Kedinginan itu akan mengakhiri hidup kita. Dari sisi luar, Pluto nampak seperti bola yang tertutup es.

Mendekati matahari, kita akan menjumpai Neptunus. Planet ini juga sangat dingin; suhu permukaannya sekitar -218°C (-360°F). Atmosfernya mengandung gas yang beracun bagi manusia. Disamping itu, badai yang kecepatannya mencapai 2.000 kilometer (1,250 mil) per jam bertiup di permukaannya.

Bergerak kembali ke matahari, di tengah-tengah lingkaran, kita temui Uranus. Uranus adalah planet terbesar ke-tiga di Tata Surya. Suhunya -214oC (-353oF), berarti planet ini sudah cukup dingin untuk membekukan kita dalam sedetik. Atmosfirnya mengandung gas beracun yang tentunya tidak akan memberikan kehidupan.

Jika perjalanan kita teruskan ke arah matahari, akan kita jumpai Saturnus. Ia adalah planet terbesar kedua dalam tata surya, dikenal dengan cincin yang melingkarinya. Cincin ini terbuat dari gas, batu-batuan, dan es. Suhu planet ini sekali lagi tidak sesuai bagi kehidupan manusia: -178°C (-288°F).

Semakin mendekati matahari, kita berjumpa dengan Jupiter, planet terbesar dalam Tata Surya. Jupiter adalah planet yang besarnya 11 kali planet bumi. Keadaan planet ini pun tidak sesuai untuk hidup, dan merupakan tempat yang sangat dingin.

Setelah Jupiter adalah Mars. Mars adalah planet mati yang tidak pernah dibandingkan dengan bumi. Tidak ada kehidupan di Mars. Ada beberapa alasan: Pertama, atmosfir Mars merupakan campuran mematikan yang mengandung karbon dioksida pekat. Kedua, tak ada air disana. Ketiga, suhu di Mars sekitar -53oC (-63oF). Terakhir, terdapat angin yang sangat kuat serta badai pasir yang terjadi setiap saat.

Planet biru yang muncul setelah Mars adalah Bumi. Kita akan membicarakannya di bab terakhir buku ini. Sementara itu, ingatlah anak-anakku, Bumi adalah satu-satunya planet yang memungkinkan bagi adanya kehidupan.

Semakin dekat ke matahari, pencarian kita akan sampai di planet Venus. Venus merupakan bintang paling terang setelah matahari dan bulan. Karena itulah, manusia telah mengenalnya sejak lama. Meskipun planet-planet yang sama jauhnya dengan Venus juga telah dikenal oleh manusia, Venus memiliki terang yang tak tertandingi baik pada waktu pagi maupun malam. Kebalikan dari planet-planet lain, Venus sangat panas. Suhu permukaannya mencapai 450oC (840oF), cukup untuk meleburkan segala sesuatu. Ciri lain dari Venus adalah ketebalan atmosfirnya yang terdiri atas lapisan karbon dioksida. Selain itu, atmosfir Venus memiliki lapisan asam setebal beberapa kilometer. Tidak ada satupun makhluk hidup yang dapat hidup disana walau sedetik.

Kita tinggalkan Venus, kita temui Merkurius, planet yang paling dekat dengan Matahari. Rotasinya sangat lambat karena dekat dengan matahari sehingga planet tersebut hanya membuat tiga putaran penuh selama dua kali berevolusi mengelilingi matahari. Inilah mengapa salah satu sisi Merkurius sangat panas sedangkan sisi lainnya sangat dingin. Perbedaan malam dan siang pada Merkurias sebesar 1,000oC (1,800oF). Tentu saja lingkungan seperti ini tak mendukung adanya kehidupan.

ASTEROID

          Asteroid, pernah disebut sebagai planet minor atau planetoid, adalah benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalamTata Surya (lebih dalam dari orbit planet Neptunus). Asteroid berbeda dengan komet dari penampakan visualnya.
Asteroid pertama yang ditemukan adalah 1 Ceres yang ditemukan pada tahun 1801 oleh Giuseppe Piazzi. Kala itu, asteroid disebut sebagai planetoid.

Jadi kalau mau dipersimple, asteroid itu bisa diartikan juga sebagai planet kecil yang beredar mengelilingi matahari dalam satu koloni(sabuk asteroid)
Sudah sebanyak ratusan ribu asteroid di dalam tatasurya kita diketemukan dan kini penemuan baru itu rata-rata sebanyak 5000 buah per bulannya. Pada27 Agustus 2006, dari total 339.376 planet kecil yang terdaftar, 136.563 di antaranya memiliki orbit yang cukup dikenal sehingga bisa diberi nomor resmi yang permanen. Di antara planet-planet tersebut, 13.350
Dua asteroid sabuk sistem tatasurya sebelah dalam, yaitu 2 Pallas dan 4 Vesta; keduanya memiliki diameter ~ 500 km. Vesta merupakan asteroid sabuk paling utama yang kadang-kadang terlihat oleh mata telanjang (pada beberapa kejadian yang cukup jarang, asteroid yang dekat dengan bumi dapat terlihat tanpa bantuan teknis; lihat 99942 Apophis).
Sabuk asteroid adalah bagian Tata Surya terletak kira-kira antara orbit planet Mars dan Jupiter. Daerah ini dipenuhi oleh sejumlah objek tak beraturan yang disebut asteroid atau planet kerdil. Sabuk asteroid disebut juga sebagai sabuk utama (main belt) untuk membedakan dari konsentrasi planet kerdil lainnya di dalam sistem tata surya, seperti Sabuk Kuiper dan scattered disc
Lebih dari separuh massa sabuk utama terdapat di empat terbesar objek: Ceres, 4 Vesta, 2 Pallas, dan 10 Hygiea. Kesemuanya berdiameter lebih dari 400 km, sementara Ceres, planet kerdil yang ada di sabuk utama memiliki diameter sekitar 950 kilometer. Selebihnya mempunyai berbagai ukuran sampai sekecil partikel debu. Distribusi penyebaran bahan asteroid ini sangat tipis sehingga kapal ruang angkasa dapat melewatinya tanpa celaka. Akan tetapi, ada tabrakan antara asteroid-asteroid besar, yang menghasilkan kumpulan asteroid yang memiliki karakteristik yang mirip (orbital dan komposisi). Tabrakan juga menghasilkan debu yang membentuk komponen utama cahaya zodiak (zodiacal light). Sebuah asteroid di dalam sabuk utama dapat dikategorikan berdasarkan spektrumnya, yang sebagian besar jatuh ke dalam tiga kelompok dasar: karbon (C-type), silikat (S-tipe), dan kaya logam (M-type)

 

KOMET

Terbentuk dari gas dan debu-debu terpadatkan. Kadang-kadang, orbitnya membawa mereka mendekati matahari. Ketika komet mendekati matahari, permukaannya menjadi menguap karena panas. Penguapan ini menimbulkan cahaya terang. Bola besar dari gas dan debu muncul disekitar inti. Bola gas dan debu ini disebut “coma.” Terdapat juga ekor gas dan debu yang terhubung ke “coma”.

 

METEOR

          adalah batu-batuan di angkasa. Biasanya, mereka teramati di antara orbit Mars dan Yupiter. Beberapa diantara mereka, diameternya mencapai 1,000 kilometer (620 mile).

 

 

SUMBER :


http://learnwithedo.wordpress.com/2008/03/21/sistem-tata-surya-alam-semesta/


http://majalahkujurnalku.blogspot.com/2012/12/pengertian-asteroid-dan-sabuk-asteroid.html

 

 

 

Lelah…

Setelah sekian lama, nampak sudah apa yang aku takuti

Menjauh, dan terus menjauh

Tidaklah terlihat dimuka, tetapi di sisi lain

Yang dekat dan menjauh

Kata maaf yang telah terucap, hanya angin lalu

Tertutup sudah semua ingatan baik

Yang ada hanya bagaimana cara untuk melupakanmu

Pada akhirnya, akan terlihat dan terjawab sudah mana yang harus ditinggalkan

Aku adalah aku.  Aku yang sekarang tak seperti yang dulu

Beribu kata yang tersudut untukku telah menjadi hiasan hari-hariku

Tak terasa sudah aku telah mencapai puncakku. Semua kesabaranku telah meluap melampaui batasnya

Kau yang telah menjauhiku, kau yang telah mengecewakanku

Bukankah dulu kau yang memujaku dan berkata akan terus setia menjadi teman hari-hariku?

Oh..itu hanya untaian ucapan manis yang hanya menjadi mimpiku

Sekarang kau menjadi jauh….jauh dan terus menjauh

Jauh seperti kata-katamu waktu awal kita bertemu

Biarlah doa-doaku yang menjadi temanku

Kesenanganku, semestaku.

Selamat berjumpa bagi semesta!

Ya,bermain dengan kata adalah suatu kesenangan bagiku. Menggubah dan melantunkan lagu-pun adalah bagian dari jiwaku. Tak perlu menunggu untuk melakukan apa yang aku senangi. Setiap detik-pun aku bisa masuk ke dalam semesta, kesenanganku.

Ah, melantunkan lagu mempunyai misteri tersendiri. Bagaimana bisa dengan bernyanyi, semua akan terasa begitu menyenangkan? Walaupun yang dinyanyikan adalah lagu pilu sedikitpun, tetapi tetap menenangkan.

Melantunkan nada demi nada, meresapi bait demi bait. Bermain dengan rasa dan jiwa. Berdiri pada sebuah panggung yang megah, menari dalam nyanyian adalah cita-citaku. Terlihat bodoh? tidak. Tidak ada yang bodoh terlebih saat kita mencintai apa yang kita senangi. 

Teruslah berkarya, kejar mimpimu. Karena dengan berkarya, disana terlihat bahwa kamu ada.