Kau terlalu mengambil hati semua ini. Tak ada satupun aksara yang aku susun untuk yang lain. Biarkanlah kau membuat jeruji besi yang kokoh agar aksara ini terus terkurung dalam cangkir imajimu. Dibalut helai demi helai kelopak mawar yang terjun bebas mengurung semua aksara indah ini dan menjadi pigura cantik dalam lelapmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s