Ah benar saja, aku melakukan kekeliruan disini. Aksara yang ku pikir akan membuatmu tersenyum, malah membuatku harus memalingkan mukaku. Biarkanlah lidah dan jemariku berdansa memainkan kata tanpa memperdulikan telinga. Biar ku bongkar dan ku lepas nisan   yang kau tanam agar aku menanam kembali semua kata yang seharusnya ada diingatanmu. Berikan aku sedikit waktu untuk memperbaiki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s