Lelah…


Setelah sekian lama, nampak sudah apa yang aku takuti

Menjauh, dan terus menjauh

Tidaklah terlihat dimuka, tetapi di sisi lain

Yang dekat dan menjauh

Kata maaf yang telah terucap, hanya angin lalu

Tertutup sudah semua ingatan baik

Yang ada hanya bagaimana cara untuk melupakanmu

Pada akhirnya, akan terlihat dan terjawab sudah mana yang harus ditinggalkan

Aku adalah aku.  Aku yang sekarang tak seperti yang dulu

Beribu kata yang tersudut untukku telah menjadi hiasan hari-hariku

Tak terasa sudah aku telah mencapai puncakku. Semua kesabaranku telah meluap melampaui batasnya

Kau yang telah menjauhiku, kau yang telah mengecewakanku

Bukankah dulu kau yang memujaku dan berkata akan terus setia menjadi teman hari-hariku?

Oh..itu hanya untaian ucapan manis yang hanya menjadi mimpiku

Sekarang kau menjadi jauh….jauh dan terus menjauh

Jauh seperti kata-katamu waktu awal kita bertemu

Biarlah doa-doaku yang menjadi temanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s