Sudah kuduga. Penyebutan nama Tuhan yang berbeda, membuatmu ingin melupakan segalanya. Aku menengadahkan telapak tanganku, sedangkan kamu mengepalnya. Seperti menelusuri sungai yang tidak ada ujungnya. Pun laut yang tidak ada dasarnya.

 

Bagaimana jika kita saling berpegangan, menelusuri sungai dan mencari dasar laut itu?Walaupun terlihat tidak mungkin. Tetapi apapun itu, tetap mungkin dimata Tuhan. Walaupun kita berbeda dalam menyebut nama Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s